Kamis, 26 Mei 2022


Perintah dan Keutamaan Silaturahim



Bismillah

Hari ini Kamis, tanggal 26 Mei 2022 diadakan silaturahim Idul Fitri 1443 H di masjid Nurul Hikmah.

Dengan mengusung tema "Merekatkan Ukhuwah, Semakin erat, kokoh dan kuat"

Silaturahim ini diselenggarakan oleh Majelis Taklim Masjid Nurul Hikmah, kelompok PKK dan Posyandu Kenanga RW 07 Kelurahan Balonggede Kecamatan Regol, Bandung.

Silaturahim ini dihadiri juga oleh perwakilan dari DKM dan stafnya, kemudian RW dan stafnya.

Acara dilangsungkan secara sederhana, karena memang mengusung konsep kekeluargaan, sehingga kami semua tidak merasa asing. 

Walaupun bulan Syawal segera berakhir, tapi ruh silaturahim dan idul Fitri nya masih kental dan terasa. 

Diisi juga oleh tausiyah yang disampaikan oleh ustadz Ihsan Setiadi Latief, beliau juga selaku ketua DKM Nurul Hikmah. 

Aku bahagia bisa berada ditengah-tengah jama'ah yang senang bersilaturahim, berkumpul dan mengikat erat kekeluargaan.

Dalam tausiyah nya, ustadz memberikan penjelasan mengenai makna dari silaturahim, diantaranya diambil dari Syarh Shahih Muslim, 2/201, bahwa " silaturahim adalah berbuat baik kepada karib kerabat sesuai dengan keadaan orang yang hendak menghubungkan dan keadaan orang yang hendak dihubungkan. Terkadang berupa kebaikan dalam hal harta, terkadang dengan memberi bantuan tenaga, terkadang dengan mengunjunginya, dengan memberi salam dan cara lainnya."

Sebenarnya luas sekali makna silaturahim ini, bisa dengan karib kerabat, saudara, teman, keluarga yang ingin menghubungkan ikatan kekeluargaan. 

Ada memang beberapa orang yang enggan bersilaturahim dengan alasan tidak kenal, atau tidak ingin bertemu seseorang atau alasan lain.

Hal inilah yang akan menyebabkan hati kita menjadi kotor atau tidak baik. 

Oleh karena itu Allah sangat menganjurkan untuk menyambung tali silaturahmi karena banyak sekali keutamaannya.

Allah berfirman dalam QS. An-nisa ayat 36 ,yang artinya:

" Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, Ibnu Sabil dan hamba sahaya mu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri"

Dalam keterangan diatas bahwa perintah untuk berbuat baik, untuk bersilaturahmi sudah sangat jelas, jadi tidak ada alasan apapun kita tidak mau bersilaturahim. Bahkan Allah tidak suka dengan orang yang sombong, karena bisa diartikan bahwa orang yang tidak mau bersilaturahim adalah orang yang sombong.

Ada beberapa keutamaan menyambung silaturahim, diantaranya adalah diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya. Rasulullah Saw bersabda:

"Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambungkan tali silaturahim" (HR. Bukhari-Muslim)

Selain itu, keutamaan lainnya adalah silaturahim salah satu sebab masuknya seseorang ke dalam surga. 

Rasulullah Saw bersabda: 

" Wahai manusia, tebarkanlah salam, berikanlah makan, sambungkan silaturahim, shalatlah pada malam hari ketika orang-orang sedang tidur, kalian akan masuk surga dengan selamat" (HR. Ibnu Majah, At-Tirmidzi, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah).

Jadi, silaturahim itu merupakan kewajiban bagi setiap muslim dan orang yang menyambungkan silaturahim akan mendapatkan keutamaan-keutamaan dari silaturahim tersebut.

Acara yang sangat erat dengan kekeluargaan itu diakhiri dengan ramah tamah, foto bersama dan mencicipi hidangan yang telah disediakan oleh panitia.

Semoga silaturahim di wilayah RW 07 akan terus terjalin dan kekeluargaan nya pun akan semakin erat. 

Alhamdulillah


Sabtu, 07 Mei 2022

 Wisata lebaran




Idul Fitri identik dengan mudik. Idul Fitri tahun ini, pemerintah memberikan izin kepada warganya untuk mudik. Mungkin ini adalah hadiah lebaran bagi warga Indonesia, kenapa? Karena hampir dua tahun pandemi melanda, selama itu pula ada larangan untuk mudik setelah idul Fitri. Itu dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit covid 19.

Jadi, ketika tahun sekarang ada aturan boleh mudik maka masyarakat sangat antusias dan ini sangat berdampak kepada arus lalu lintas antar kota. 

Macet dimana mana, waktu tempuh yang biasanya bisa sekitar 7-8 jam ke daerah Pangandaran, kali ini bisa mencapai 18 jam, dan itu tidak hanya satu hari, itu terjadi h+3 idul Fitri dan itulah yang membuat kami memutuskan untuk tidak dulu pergi ke Garut atau tempat wisata yang jauh, yang biasanya kami lakukan setiap tahun untuk silaturahmi dengan kerabat di Garut kami putuskan untuk menunda dulu.

Dan, akhirnya yang kami lakukan setelah idul Fitri yaitu berwisata di dalam kota. 

Kami lakukan di hari ke 4 Idul Fitri dimana sebelumnya kami sudah selesai berkunjung atau silaturahmi dengan saudara yang ada di kota Bandung.

Aku dan suamiku memutuskan untuk pergi tahura (Taman IR. haji Juanda).

Sebenarnya kami berencana pergi ke daerah Pangalengan, yang ada perkebunan teh nya, menikmati udara sejuk sekitar perkebunan teh, berfoto cantik di hamparan kebun teh, tapi setelah melihat berita bahwa ternyata arah kesana macet dengan para wisatawan lokal maupun wisatawan luar kota maka kami memutuskan wisata di kota saja, iya itu kami pergi ke Tahura.

Kami sekeluarga pergi bersama keluarga dari pihak suami, yaitu kakak-kakak nya. Kami berencana botram, sambil menikmati udara segar. Memang di Tahura ini banyak sekali pepohonan sehingga kami bisa menghirup udara segar dengan bebas. Walaupun sebenarnya banyak orang yang sama juga sedang berwisata menikmati udara di Tahura. Kami pergi sekitar pukul 09.00, agak telat sebenarnya karena tadinya kami ingin pergi lebih pagi agar tidka terlalu banyak, tapi qadarullah kami tidak bisa pergi lebih awal. Setelah kami tiba disana, ternyata sudah banyak mobil yang terparkir di kawasan Tahura bahkan parkiran nya penuh, untung masih bisa parkir didalam. Ternyata pikiran semua orang sama, dibandingkan pergi wisata keluar kota, bermacet-macetan maka mereka putuskan pergi wisata ke daerah kota.

Alhamdulillah kami senang menyusuri hutan dengan keluarga, berjalan walaupun lelah tapi aku akui tidak merasakan capek hanya berkeringat sedikit saja, mungkin karena ini dilakukan bersama dengan orang yang kita cintai. Sehingga capek dan lelah menjadi tidak terasa.

Kami masuk ke goa Belanda dan ke goa Jepang. Kalau anak-anak berani melakukan nya tapi kalau aku hanya mau masuk ke goa Belanda, kalau goa Jepang aku tidak berani, karena begitu gelap. 

Setelah kami berjalan cukup, maka kami memutuskan untuk kembali pulang. 

Bersyukur masih bisa berkumpul bersama keluarga, kompak, semoga silaturahmi ini akan terus berjalan.

Keakraban kami mudah-mudahan akan membuat hubungan keluarga menjadi harmonis tanpa ada konflik. 

Alhamdulillah



Rabu, 04 Mei 2022

 Cerita Idul Fitri 1443 H (2022 M)

Foto keluarga

Bismillah

Setelah ramadhan kami menyambut kemenangan dengan merayakan hari raya Idul Fitri. Seperti biasa banyak hal yang terjadi atau banyak cerita di idul Fitri tahun ini.

Mulai dari memasak hidangan Idul Fitri, membuat kue dan juga acara silaturahmi.

Tahun ini aku mempunyai keinginan untuk membuat hidangan Idul Fitri sendiri, tanpa memesan di yang lain. Aku ingin mencoba di luar kebiasaan aku selama Idul Fitri menjelang. Yang biasa nya aku memesan makanan yang sudah jadi ke temanku atau membeli yang sudah siap dimasak. Tapi tidak untuk tahun ini, semoga kebiasaan ini bisa berlanjut ke tahun-tahun berikutnya.

Alasannya apa? Untuk mengajarkan kepada anak-anak bahwa idul Fitri itu identik dengan memasak, dan harus tahu proses memasaknya. Jadi aku putuskan untuk membuat hidangan Idul Fitri dari awal. Maksudnya semua bahan tidak beli yang instan, aku beli bahan bahannya, dan memprosesnya dari awal. 

Karena ini adalah permulaan, jadi aku masih melihat resep di channel YouTube.

Hidangan Idul Fitri di tahun 1443 H adalah ketupat (beli), opor, rendang dan sambal goreng kentang.

Semuanya aku memasak dari awal. 

Memang lumayan ribet dan memakan waktu yang banyak, tapi ternyata seru dan apabila hidangannya enak ada rasa puas dan bersyukur bahwa ini adalah masakan aku.

Seperti biasa aku dibantu oleh anak perempuan ku, sambil mengajarkan bagaimana memasak yang baik dan sedikit memberikan ilmu tentang memasak.

Kemudian membuat kue lebaran. Awalnya aku tidak akan membuat kue karena pasti akan memakan waktu banyak dan pasti juga akan mengeluarkan biaya tidak sedikit. Seperti diketahui bahwa bahan-bahan kue harganya naik semua, mulai dari terigu, keju, dan bahan lainnya yang menurut aku lumayan mahal. Tapi ternyata anak-anak ingin membuatnya. Baiklah aku menuruti mereka dengan satu syarat bahwa mereka yang membuatnya, aku hanya menyediakan bahan-bahannya.

Dan Alhamdulillah ternyata mereka berhasil membuat tiga kue lebaran, yaitu kue kastengel, kue salju dan cookie coklat.

Dan rasanya lumayan enak.

Kemudian silaturahmi. Dan ini adalah yang ditunggu ketika Idul Fitri tiba. Bersilaturahmi kepada saudara-saudara, kerabat dan tetangga.

Inilah yang membuat kenangan pada hari raya Idul Fitri. Semua keluarga berkumpul dan melepaskan rindu yang mungkin sudah hampir dua tahun tidak melakukan silaturahmi yang sebenar-benarnya silaturahmi. Dan tahun ini Alhamdulillah bisa terlaksana.

Rasa haru, bersyukur dan bahagia bisa melihat saudara-saudara, berbagi kebahagiaan dengan membagikan THR, melihat wajah-wajah bahagia mereka adalah hal yang paling disyukuri.

Walaupun ini adalah tahun kedua atau dua kali idul Fitri tanpa kedua orang tuaku.

Tapi aku yakin mereka akan bahagia melihat kami sekeluarga bisa berkumpul bersama.

Doaku adalah semoga Idul Fitri tahun ini memberikan keberkahan, kebahagiaan dan ketentraman kepada kami semua. 

Seluruh keluarga besar dari aku, Dipa Family, dan dari suami, Latief Muchtar, selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan. 

Keluarga Latief Muchtar

Keluarga Dipa

Semoga Allah perkenankan kami berkumpul kembali di Moment Idul Fitri tahun depan.

Aamiin.


Senin, 02 Mei 2022

Akhir Ramadhan

Ramadhan telah berakhir

Bulan yang penuh dengan Rahmat, ampunan dan pembebasan dari api neraka telah berakhir. Jiwa raga ini akan rindu datangnya bulan ramadhan tahun depan. Kenangan ramadhan tahun ini akan terbawa di bulan-bulan setelah ramadhan.

Kumpul makan bersama saat sahur dan berbuka adalah hal yang pasti akan dirindukan. Berburu takjil saat sore menjelang dan tentu saja sholat berjamaah nya dan juga sholat tarawih nya. Bersahutan suara lantunan ayat suci Alquran, baik di mesjid ataupun di rumah masing-masing. Membaca terjemahan dan tafsir dari ayat Al-Quran akan menjadi kenangan dan tentu saja hal ini harus dirutinkan setelah bulan ramadhan ini. Karena sejatinya perjuangan yang sebenarnya adalah melakukan ibadah dan amal Sholeh setelah bulan ramadhan.

Pada bulan ramadhan kita ditempa segala macam ujian, yaitu ujian menahan lapar dan haus, kemudian menahan hawa nafsu dan meningkatkan amal ibadah, kemudian di bulan berikutnya lah perjuangan untuk mempertahankan atau meningkatkan ini adalah yang sebenarnya.

Aku bersyukur bisa merasakan nikmatnya ramadhan tahun ini. Ibadahnya, shodaqoh nya, silaturahmi nya, sangat aku syukuri. 

Mengisi hari-hari ramadhan dengan amal shaleh yang berharap akan ridho nya Allah, karena apa lagi yang kita cari selain dari ridho Allah SWT. Ridho akan apa yang kita lakukan, apa yang kita kerjakan, sehingga Allah akan sayang kepada kita. 

Meningkatkan Infaq shadaqah nya, seperti apa yang telah rasulullah lakukan.

"Rasulullah SAW adalah orang paling murah hati. Ia semakin murah hati di bulan Ramadhan,” (HR al-Bukhari dan Muslim).

Itulah indahnya bulan ramadhan. Selalu dinantikan kehadiran nya, selalu dikenang akan setiap amal yang dilakukannya.

Doa yang selalu dilantunkan oleh Rasulullah ketiak menjelang akhir Ramadhan adalah :

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Allohumma Innaka Afuwwun Kariim Tuhibbul Afwa Fa`fuanna

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Zat Maha Pengampun lagi Maha Pemurah, senang pada ampunan, maka ampunilah kami, wahai Zat yang Maha Pemurah."

Semoga kita semua diberikan umur agar bisa menikmati bulan ramadhan tahun depan.

Semoga kami sekeluarga senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan dan dijaga selalu oleh Allah SWT.

Walaupun ada saja sedih yang terjadi di bulan ramadhan, aku jadikan itu sebagai ujian dan mudah-mudahan itu akan menjadikan aku orang yang sabar dan selalu bersyukur. 

Memang banya sekali cerita di bulan ramadhan tahun ini, dari anak aku yang ke empat sempat demam dan batuk sehingga aku memutuskan untuk tidak shaum karena masih menyusui, walaupun beberapa hari aku bisa melakukan shaum, tapi melihat kondisi anak aku yang sedang batuk dan demam, aku tidak tega kalau aku shaum, karena dia masih butuh ASI aku, asupan gizi dari ASI.

Iya itulah cerita yang membuat aku menjadi kuat dan sabar. 

Semoga aku menjadi orang yang selalu bersyukur.

Aamiin



Selasa, 22 Maret 2022


Berkunjung ke Bandung Zoological Garden

Gerbang masuk utama

Bismillahirohmanirohim

Pada hari Minggu kemarin tanggal 20 Maret 2022 aku dan keluargaku berlibur ke kebun binatang Bandung. Tempat yang memang sudah kami rencanakan untuk dikunjungi. Setelah waktu itu berkunjung ke Lembang Park Zoo, kami merencanakan berkunjung ke kebun binatang Bandung. Sekarang namanya dirubah dengan nama Bandung Zoological Garden, tapi tetap saja artinya kebun binatang Bandung. Semua orang Bandung pasti tahu tempat wisata ini. Sejak dulu aku kecil sudah ada, tapi kalau untuk berkunjung kesana ya bisa dihitung dengan jari lah, tidak sering he he.

Setelah ada pandemi memang kebun binatang ini tutup dan selama itu mungkin dilakukan rehab atau perbaikan-perbaikan didalamnya, terbukti bahwa kini kebun binatang ini sudah berubah nama dan berubah penampilan nya. 

Aku awalnya gak terlalu tertarik dengan berkunjung ke kebun binatang ini, karena mungkin bayangan aku masih ke masa lalu, dimana didalamnya belum tertata dengan baik, jadi pikiran aku ya pasti gitu-gitu aja didalamnya. Tapi setelah aku menonton salah satu youtuber yang mereview tempat kebun binatang, dan itu bagus, bersih, luas dan ada area Afrika dimana binatang yang disatukan dalam satu lokasi dan itu membuat aku penasaran,  katanya di Bandung tapi koq namanya Bandung Zoological Garden. Aku pikir itu lokasi baru sama kayak Lembang Park Zoo. Tapi setelah aku Googling, eh ternyata itu kebun binatang Bandung yang sudah di renovasi. 

Aku langsung bilang ke suami bahwa kita harus coba berkunjung kesana dan suami pun mengiyakan.

Dan Alhamdulillah kemarin bisa terwujud dengan membawa hessa dan de faz kesana.

Kami pergi sekitar pukul 8 pagi, walaupun bukanya jam 10 tapi kami tidak mau terlambat, kalau pagi mungkin belum terlalu banyak orang. Tapi setelah sampai disana, ya ampun ternyata sudah banyak orang yang menunggu di pintu masuknya. Wah ternyata aku salah. Iya tidak apa-apa lah kami ikut ngantri juga. Mungkin karena pada waktu itu hari Minggu jadi banyak orang juga yang berkunjung.

Sebelum jam 10, gerbang masuk sudah dibuka, mungkin karena melihat sudah banyak pengunjung yang datang jadi dibuka lebih awal.

Sebelum masuk kami harus menyiapkan aplikasi peduli lindungi untuk scan barcode dan kami diukur suhunya. Setelah itu kami membeli tiket dengan harga Rp. 50.000,-/orang. Karena de faz belum dihitung jadi kami beli tiga tiket.

Setelah beli tiket kami diberikan gelang untuk masuk nya

Setelah masuk memang suasananya berbeda dengan yang dulu, lebih luas dan binatangnya bagus-bagus. Jadi gak nyesel pergi kesana. Kami melihat-lihat binatang yang disatukan di arena Afrika. Kemudian wilayah Singa, harimau, burung, beruang, gajah, monyet, orang utan, jerapah, buaya dan banyak lagi. 



De faz saat memberikan makan ke hewan rusa

De faz saat melihat buaya


Kamipun disuguhkan atraksi para binatang yang lucu-lucu, seperti burung, binturong, anak anjing dan lainnya. Jadi sambil istirahat kami melihat atraksi itu.

Lumayan membuat kaki pegal karena berjalan-jalan di kebun binatang ini. Tidak terasa sudah hampir dua jam kami berada di dalamnya. Karena begitu terpesona dengan binatang-binatang yang ada.

Jadi aku rekomendasi kan tempat wisata ini ke semua orang sambil edukasi berbagai binatang kepada anak-anak.

Alhamdulillah, anak-anak senang dan kamipun ikut bahagia walaupun jadi pegal kaki ini he he.

Alhamdulillah


Rabu, 16 Maret 2022

 

 Tentang Dapur Ibu Bersama (DIB)

Bismillah

Mengikuti suatu kegiatan besar yang didalamnya terdapat para pakar di bidangnya membuat aku menjadi semangat dalam menjalani nya. Apalagi dibanding makanan yang sebenarnya aku masih awam dalam hal bisnis dibidang kuliner.

Iya, aku saat ini ikut kegiatan Dapur Ibu Bersama yang dipelopori oleh Ibu Profesional dan bekerjasama dengan Frisian Flag.

Awalnya aku ragu untuk mengikuti ini, tapi aku berfikir lagi, apa salahnya aku coba, mencoba hal yang baru, menekuni bidang yang baru dan mungkin ini bisa jadi lahan bisnis aku dikemudian hari.

Akhirnya aku daftar jadi peserta DIB. Dan Alhamdulillah ternyata aku terpilih menjadi peserta binaan oleh tim DIB. Bahagia dan bersyukur sekali bisa bergabung dengan peserta yang lain untuk mendapatkan binaan dan pelatihan di bidang kuliner. Dan satu lagi, ternyata kami diberikan modal usaha yaitu berupa produk Frisian Flag yaitu susu kental manis. 

Ini adalah modal usaha yang diberikan oleh Dapur Ibu Bersama

Sebelum mengikuti pelatihan nya, para peserta baik itu peserta binaan atau non binaan wajib mengikuti webinar selama dua hari. 

Hari pertama tanggal 08 Maret 2022 dengan tema "PRODUKSI PANGAN SESUAI STANDAR dan STRATEGI PEMASARAN BERBASIS DIGITAL" dengan para pembicara yang keren sekali. Ada yang dari BPOM, kemudian ada founder dari Foodizz, kemudian ada dari Frisian Flag dan tentu saja ada Ibu Septi dari Ibu profesional. Pada webinar saat itu, aku kebetulan sedang merawat anak aku yang lagi sakit, jadi tidak terlalu menyimak, jadi aku hanya mendengarkan sekilas saja. Tapi tentu saja aku tetap bersyukur bisa masuk dan bergabung di webinar tersebut.

Kemudian webinar hari kedua yaitu pada tanggal 09 Maret 2022 dengan tema "SELUK BELUK DAN TIPS MEMULAI USAHA KULINER" bersama chef Nanda Young. Dan diakhir webinar nya kita diperlihatkan resep kreasi cemilan dan minuman dari Chef Nanda dengan bahan utamanya adalah susu kental manis Frisian Flag. Dan tantangan untuk para peserta webinar adalah recook makanan dan minuman dai Chef nanda dan juga membuat kreasi menu lainnya, boleh itu cemilan, minuman atau menu sarapan.

Membuat kreasi makanan dari susu kental manis menurut aku susah-susah gampang. Karena banyak sekali resep yang tersebar untuk membuat kreasi makan atau minuman dari susu kental manis.

Aku tidak membuat menu yang harus di recook, karena aku gak sempat menyiapkan bahan-bahan nya , karena kebetulan aku lagi fokus sama baby aku yang lagi sakit. 

Jadi aku hanya membuat kreasi cemilan sederhana.

Memang aku tuh gak jago masak, apalagi dessert atau kue, pasti gagal terus. Apa aku gak bakat ya? Hmm, tapi bisa diasah koq, makanya aku mencoba ikutan Dapur Ibu Bersama.

Jadi kali ini aku buat cemilan martabak manis sederhana.

Awalnya aku semangat dengan anak aku untuk membuatnya dan berharap hasilnya bisa bagus dan enak tentunya.

Mulailah aku cari resep nya di YouTube. Dan aku memilih resep yang simpel, bahan nya ada semua di dapur aku jadi gak harus beli-beli dulu.

Kemudian aku eksekusi resep itu dan semuanya sesuai, tapi ternyata gagal. Sedih sekali, martabak aku banget alias tidak mengembang.

Martabak manis keju ala-ala umi Dewi 

Duh, bagaimana ini? Hari terakhir nih buat kreasi menunya. Iya mau bagaimana lagi, harus disetor dengan keadaan apapun. Yang terpenting adalah aku sudah berusaha dan nantinya akan aku coba lagi dengan teknik yang berbeda dan mungkin dengan resep yang berbeda juga kali.

Memang keahlian membuat kue atau makan manis harus benar- benar diasah, oleh karena itu aku mengikuti dapur ibu bersama, agar aku bisa mengasah kemampuan aku di bidang kuliner. Walaupun masih amatiran sekali, kalau dibandingkan dengan peserta yang lain.

Iya semoga saja keahlian aku terasah dan aku bisa membuka bisnis kuliner kue atau minuman dari bahan susu kental manis.

Dan semoga aku bisa amanah dalam menggunakan modal usaha yang telah diberikan oleh tim DIB.

Semoga…

Alhamdulillah


Minggu, 13 Maret 2022

Perpustakaan


Bismillah


Tema Tantangan Menulis minggu ini adalah tentang perpustakaan.

Ini adalah tempat favorit aku dan keluargaku. Apalagi buat anak aku yang pertama. Dia sangat senang sekali kalau dibawa ke perpustakaan. Matanya langsung berbinar dan bahagia. Bagaimana tidak, di antara anggota keluarga kami dialah orang yang paling senang membaca buku, tapi bukan berarti yang lain tidak senang membaca, mungkin anak aku yang pertama kesukaan nya lebih dibandingkan dengan yang lain.

Aku sangat bersyukur dengan hal itu, karena aku tidak khawatir jika dia ingin pergi ke suatu tempat pasti dia akan pergi ke perpustakaan.

Selama pandemi ini memang aktivitas mengunjungi perpustakaan tidak terlalu sering bahkan mungkin tidak pernah, karena memang perpustakaan nya juga masih ditutup  untuk umum. Tapi pada tahun 2021 lalu, perpustakaan kembali dibuka dan bisa dikunjungi lagi oleh masyarakat, tapi tentu saja dengan protokol kesehatan yang ketat.

Ketika itu kami sangat antusias untuk mengunjunginya. Kamipun menjadwalkan kunjungan kami di hari weekend. 

Dan kebetulan juga si sulung masih ada di rumah, belum masuk ke pesantren, jadi aku manfaatkan waktu untuk berkunjung ke perpustakaan. Dan tentu saja dia sangat bahagia dan excited.

Tapi pada saat itu ruangan perpustakaan yang berisi buku remaja, novel dan referensi masih ditutup, yang dibuka hanya lantai 1 saja yaitu ruangan baca anak-anak. Tentu saja dia kecewa karena tidak bisa meminjam atau membaca buku favorit nya. 

Untuk memanfaatkan waktu, aku membuat kartu perpustakaan untuk nya agar dia bisa meminjam atas nama dia, dan dia sangat bahagia sekali punya kartu sendiri. Dan pembuatan nya pun tidak sulit dan tidak lama, hanya mengisi data dan difoto, langsung deh kartunya jadi. Alhamdulillah

Karena begitu simple dan gak ribet, maka aku dan anak-anak yang lain pun akhirnya membuat kartu perpustakaan. Tidak ada ruginya juga sih, walaupun tidak meminjam buku yang terpenting kita sudah punya kartu, jadi ketika kami berkunjung kembali di waktu yang lain, tidak ada kekhawatiran untuk meminjam bukunya.

Perpustakaan adalah tempat yang aman dan nyaman untuk anak-anak. Mengenalkan buku sejak dini adalah hal yang harus dilakukan untuk setiap para orang tua. Apalagi aku yang masih punya baby usia dibawah 2 tahun, pengalaman dibawa ke perpustakaan adalah hal yang baru dan seru. Walaupun dia belum mengerti akan pentingnya buku dan di perpustakaan itu baca buku, tapi setidaknya dia tahu ada yang namanya perpustakaan.

Jadi penting juga mengenalkan perpustakaan kepada anak-anak, agar mereka tidak hanya mengenal mall atau taman yang lainnya, tapi ada tempat yang seru juga untuk dikunjungi yaitu perpustakaan.

Apalagi perpustakaan di ruangan anak-anak biasanya ada permainan sehingga nyaman untuk anak-anak berada disana.

Jadi, perpustakaan adalah salah satu tempat favorit bagi aku dan keluargaku.

Mudah-mudahan kami selalu bisa meluangkan waktu bersama di perpustakaan.

Alhamdulillah


Cerita Idul Adha 1443H Bismillah Halo apa kabar sahabat semua? Semoga sahabat senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan oleh Allah SWT. ...