Kamis, 21 Juli 2022

Cerita Idul Adha 1443H


Bismillah

Halo apa kabar sahabat semua? Semoga sahabat senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan oleh Allah SWT.

Kali ini aku mau cerita tentang idul adha 1443 H, walaupun sudah berlalu tapi kenangan itu haruslah tertulis sehingga nanti akan aku baca kembali dan mungkin menjadi kenangan bagi keluarga kami.

Alhamdulillah aku bersyukur bisa merayakan hari raya Idul Adha bersama keluarga tahun ini. Walaupun tidak terlalu meriah seperti Idul Fitri tapi aku merasakan kebersamaan kami sekeluarga, karena tahun ini kami merayakan idul adha dengan tim yang lengkap.

Karena tahun kemarin, Hana, anak aku yang kedua, dia merayakan Idul Adha di pesantrennya, jadi Alhamdulillah tahun ini kami merayakan bersama.

Idul Adha ini suami bertugas menjadi Khotib sholat Idul Adha di daerah Lembang, lumayan jauh, tapi kalau sudah tugas ya harus dilakukan.

Aku dan anak-anak sholat di lapangan yang biasa yaitu di lapangan SD, dan kalau aku lihat banyak sekali jama'ah nya. 


Pagi-pagi yang hectic menyiapkan semua keperluan sholat idul adha, yang harus lebih disiapkan adalah anak aku yang bungsu, dia masih umur 2 tahun kurang, jadi aku harus menyiapkan dia dulu, setelah itu baru aku siap-siap. Kalau anak yang lain, karena sudah besar mereka bisa mengurus dirinya sendiri, paling aku hanya mengingatkan bahwa harus cepat siap-siap nya. Karena ini idul adha, jadi sholatnya lebih pagi.

Tahun ini Alhamdulillah kami bisa berkurban kembali dengan satu sapi dan satu kambing. Kami mempunyai tekad bahwa kami mengusahakan untuk berkurban setiap tahun. Bagaimanapun caranya, baik itu dengan menabung atau dari uang yang ada tanpa mengganggu dana pendidikan.

Ada hal yang menarik tahun ini, yaitu datang dari anak-anak, kata mereka, mereka ingin berkurban tahun depan, aku merasa tak bisa berkata - kata, niat mereka sangatlah mulia, aku mendo'akan semoga niat mereka akan terwujud. Aku bilang kepada mereka, kalaupun tidak sampai uangnya ke satu sapi atau satu kambing, tidak apa-apa hanya infaqnya saja atau menambahkan uang kurbannya. 

Baik, tahun ini seperti biasa aku memasak hidangan hari raya, opor, sambal goreng kentang, tempe orek , dan seperti idul Fitri, aku berusaha memasak hidangan dengan bumbu yang tidak instan, aku buka halaman YouTube untuk mencari resep nya dan mencoba membuat nya.

Tahun-tahun sebelumnya, aku biasa nya memesan hidangan hari raya dan tinggal memasaknya, tapi tahun ini, aku izin kepada suami untuk mencoba memasaknya sendiri. Dan ternyata rasa puasnya beda, dan ketika masakannya dipuji oleh semua anggota keluarga dengan pujian yang baik, rasanya sangat senang dan bahagia. Mudah-mudahan tahun berikutnya aku masih bisa memasak hidangan hari raya untuk mereka. Aamiin.

Setelah kami melaksanakan sholat dan makan-makan, maka kami siap-siap untuk melihat penyembelihan hewan kurban, dan karena aku ikut sebagai panitianya, maka aku pun siap-siap untuk membantu ibu-ibu yang lain untuk memotong dan mengemas daging kurban dan Alhamdulillah sudah menjadi kebiasaan aku dari tahun ke tahun, semoga ini menjadi amal Sholeh yang akan menjadi salah satu yang dicatat oleh Allah sebagai kebaikan.

Semoga tahun depan kami bisa berkurban kembali, dan jumlah hewan kurbannya bertambah. Aamiin.

Alhamdulillah 

 


Jumat, 27 Mei 2022

Naik Bus Trans Metro Bandung


Stasiun terakhir di IKEA

Bismillah

Jalan-jalan menyusuri kota Bandung dengan transportasi umum.

Kami mencoba untuk pergi ke suatu tempat dengan menggunakan transportasi umum. Kami putuskan memakai bus. Rencana awal, kami akan pergi pakai bus dan pulang memakai kereta, tapi ternyata kondisi tidak memungkinkan, jadi kami memutuskan untuk pulang pergi memakai bus.

Kebetulan di kota Bandung ada transportasi bus yang baru, yaitu bus Trans Metro Pasundan. Dengan banyak rute, kami memilih mengambil rute dengan tujuan kota baru Parahyangan. Sambil jalan-jalan ke IKEA 😊, karena stasiun terakhirnya di IKEA.

Iya walaupun sebenarnya kami ingin memanjakan anak laki-laki kami yang masih kecil untuk mencoba naik bus, karena sekarang dia suka sekali dengan bus. Setiap kali ada bus lewat, maka dia antusias sekali melihatnya. Akhirnya kami putuskan untuk mencoba naik bus. Dan ekspresi dia ternyata masih datar, mungkin bingung juga dia, yang biasanya dilihat dari luar, kemudian dia naik di dalamnya, merasa asing.

Foto didalam busnya

Kami naik di halte pertama yaitu alun-alun. Dan ternyata untuk naik bus tersebut harus punya e toll atau e money. Karena sistem pembayaran nya yaitu non tunai. Tapi karena masih gratis maka saldo e money nya tidak berkurang.

Alhamdulillah pada waktu itu suami membawa nya, karena kalau tidak kami harus membelinya di halte tersebut dengan harga Rp. 30.000,- dengan saldonya. Mungkin itu juga memudahkan orang yang belum punya e money.

Jadi ada cara untuk naik bus Trans Metro Pasundan Bandung yaitu:

1. Kita menunggu bus di stasiun yang tersedia atau mungkin yang dekat dengan daerah kita. Karena aku dekat ke alun-alun maka kami putuskan untuk naik di stasiun atau halte alun-alun. Dan ternyata tidak menunggu lama, bus akhirnya datang.

2. Setelah datang busnya maka kami naik dan jangan lupa untuk tap kartu e money nya atau kartu e tollnya ke alat yang dekat pintu masuk. Kalau kita baru pertama kali naik biasanya diberitahukan oleh supir nya untuk men- tap kartu e money. Jangan khawatir, supirnya baik dan ramah koq 😊

3. Setelah itu kami duduk di tempat duduk yang masih kosong, karena saat itu tidak terlalu penuh jadi Alhamdulillah kami bisa duduk di kursi yang depan dekat pak supir agar bisa melihat jalan depan. Tapi saat pulang nya lumayan penuh. Kursinya terisi semua.

Duduk depan dekat pak supir

Yang kami syukuri juga Alhamdulillah busnya tidak berhenti lama, jadi langsung pergi, karena mungkin busnya tidak punya target berapa penumpang yang naik, tapi target waktu yang harus tepat di pemberhentian selanjutnya.

Jadi perjalanannya tidak terlalu lama, ditempuh sekitar 1,5 jam dari alun-alun ke kota baru Parahyangan dengan kondisi jalan lancar.

Kami menikmati suasana busnya, begitu rapi dan tempat duduknya pun tidak terlalu banyak. Ketika aku melihat lihat sekitar busnya ada beberapa aturan yang berlaku saat naik bus tersebut. Selain harus punya e money, penumpang tidak diperbolehkan membawa hewan peliharaan (anjing), tidak diperbolehkan membawa makan dan minum, tidak diperbolehkan merokok, tidak diperkenankan untuk menggantung, dan kecepatan maksimal nya yaitu 50km/jam.

Beberapa aturan di dalam bus

Sejauh ini kami nyaman naik bus nya, mungkin karena tidak terlalu penuh dan tidak banyak berhenti, walaupun berhenti harus di halte atau stasiun pemberhentian. Dan stasiun pemberhentian nya sudah ditentukan, jadi tidak boleh naik atau turun di sembarang tempat.

Transportasi ini sangat dibutuhkan bagi sebagian masyarakat yang biasanya pergi menggunakan bus, apalagi ongkos nya masih gratis, bisa dinikmati dengan tujuan yang sesuai. Atau hanya sekedar ingin jalan-jalan menyusuri kota Bandung dengan nyaman tanpa dipungut biaya.

Mudah-mudahan transportasi yang seperti ini jangka panjang, tidak cepat rusak atau kotor, biar penumpang nya nyaman dan aman.

Alhamdulillah


Kamis, 26 Mei 2022


Perintah dan Keutamaan Silaturahim



Bismillah

Hari ini Kamis, tanggal 26 Mei 2022 diadakan silaturahim Idul Fitri 1443 H di masjid Nurul Hikmah.

Dengan mengusung tema "Merekatkan Ukhuwah, Semakin erat, kokoh dan kuat"

Silaturahim ini diselenggarakan oleh Majelis Taklim Masjid Nurul Hikmah, kelompok PKK dan Posyandu Kenanga RW 07 Kelurahan Balonggede Kecamatan Regol, Bandung.

Silaturahim ini dihadiri juga oleh perwakilan dari DKM dan stafnya, kemudian RW dan stafnya.

Acara dilangsungkan secara sederhana, karena memang mengusung konsep kekeluargaan, sehingga kami semua tidak merasa asing. 

Walaupun bulan Syawal segera berakhir, tapi ruh silaturahim dan idul Fitri nya masih kental dan terasa. 

Diisi juga oleh tausiyah yang disampaikan oleh ustadz Ihsan Setiadi Latief, beliau juga selaku ketua DKM Nurul Hikmah. 

Aku bahagia bisa berada ditengah-tengah jama'ah yang senang bersilaturahim, berkumpul dan mengikat erat kekeluargaan.

Dalam tausiyah nya, ustadz memberikan penjelasan mengenai makna dari silaturahim, diantaranya diambil dari Syarh Shahih Muslim, 2/201, bahwa " silaturahim adalah berbuat baik kepada karib kerabat sesuai dengan keadaan orang yang hendak menghubungkan dan keadaan orang yang hendak dihubungkan. Terkadang berupa kebaikan dalam hal harta, terkadang dengan memberi bantuan tenaga, terkadang dengan mengunjunginya, dengan memberi salam dan cara lainnya."

Sebenarnya luas sekali makna silaturahim ini, bisa dengan karib kerabat, saudara, teman, keluarga yang ingin menghubungkan ikatan kekeluargaan. 

Ada memang beberapa orang yang enggan bersilaturahim dengan alasan tidak kenal, atau tidak ingin bertemu seseorang atau alasan lain.

Hal inilah yang akan menyebabkan hati kita menjadi kotor atau tidak baik. 

Oleh karena itu Allah sangat menganjurkan untuk menyambung tali silaturahmi karena banyak sekali keutamaannya.

Allah berfirman dalam QS. An-nisa ayat 36 ,yang artinya:

" Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, Ibnu Sabil dan hamba sahaya mu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri"

Dalam keterangan diatas bahwa perintah untuk berbuat baik, untuk bersilaturahmi sudah sangat jelas, jadi tidak ada alasan apapun kita tidak mau bersilaturahim. Bahkan Allah tidak suka dengan orang yang sombong, karena bisa diartikan bahwa orang yang tidak mau bersilaturahim adalah orang yang sombong.

Ada beberapa keutamaan menyambung silaturahim, diantaranya adalah diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya. Rasulullah Saw bersabda:

"Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambungkan tali silaturahim" (HR. Bukhari-Muslim)

Selain itu, keutamaan lainnya adalah silaturahim salah satu sebab masuknya seseorang ke dalam surga. 

Rasulullah Saw bersabda: 

" Wahai manusia, tebarkanlah salam, berikanlah makan, sambungkan silaturahim, shalatlah pada malam hari ketika orang-orang sedang tidur, kalian akan masuk surga dengan selamat" (HR. Ibnu Majah, At-Tirmidzi, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah).

Jadi, silaturahim itu merupakan kewajiban bagi setiap muslim dan orang yang menyambungkan silaturahim akan mendapatkan keutamaan-keutamaan dari silaturahim tersebut.

Acara yang sangat erat dengan kekeluargaan itu diakhiri dengan ramah tamah, foto bersama dan mencicipi hidangan yang telah disediakan oleh panitia.

Semoga silaturahim di wilayah RW 07 akan terus terjalin dan kekeluargaan nya pun akan semakin erat. 

Alhamdulillah


Sabtu, 07 Mei 2022

 Wisata lebaran




Idul Fitri identik dengan mudik. Idul Fitri tahun ini, pemerintah memberikan izin kepada warganya untuk mudik. Mungkin ini adalah hadiah lebaran bagi warga Indonesia, kenapa? Karena hampir dua tahun pandemi melanda, selama itu pula ada larangan untuk mudik setelah idul Fitri. Itu dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit covid 19.

Jadi, ketika tahun sekarang ada aturan boleh mudik maka masyarakat sangat antusias dan ini sangat berdampak kepada arus lalu lintas antar kota. 

Macet dimana mana, waktu tempuh yang biasanya bisa sekitar 7-8 jam ke daerah Pangandaran, kali ini bisa mencapai 18 jam, dan itu tidak hanya satu hari, itu terjadi h+3 idul Fitri dan itulah yang membuat kami memutuskan untuk tidak dulu pergi ke Garut atau tempat wisata yang jauh, yang biasanya kami lakukan setiap tahun untuk silaturahmi dengan kerabat di Garut kami putuskan untuk menunda dulu.

Dan, akhirnya yang kami lakukan setelah idul Fitri yaitu berwisata di dalam kota. 

Kami lakukan di hari ke 4 Idul Fitri dimana sebelumnya kami sudah selesai berkunjung atau silaturahmi dengan saudara yang ada di kota Bandung.

Aku dan suamiku memutuskan untuk pergi tahura (Taman IR. haji Juanda).

Sebenarnya kami berencana pergi ke daerah Pangalengan, yang ada perkebunan teh nya, menikmati udara sejuk sekitar perkebunan teh, berfoto cantik di hamparan kebun teh, tapi setelah melihat berita bahwa ternyata arah kesana macet dengan para wisatawan lokal maupun wisatawan luar kota maka kami memutuskan wisata di kota saja, iya itu kami pergi ke Tahura.

Kami sekeluarga pergi bersama keluarga dari pihak suami, yaitu kakak-kakak nya. Kami berencana botram, sambil menikmati udara segar. Memang di Tahura ini banyak sekali pepohonan sehingga kami bisa menghirup udara segar dengan bebas. Walaupun sebenarnya banyak orang yang sama juga sedang berwisata menikmati udara di Tahura. Kami pergi sekitar pukul 09.00, agak telat sebenarnya karena tadinya kami ingin pergi lebih pagi agar tidka terlalu banyak, tapi qadarullah kami tidak bisa pergi lebih awal. Setelah kami tiba disana, ternyata sudah banyak mobil yang terparkir di kawasan Tahura bahkan parkiran nya penuh, untung masih bisa parkir didalam. Ternyata pikiran semua orang sama, dibandingkan pergi wisata keluar kota, bermacet-macetan maka mereka putuskan pergi wisata ke daerah kota.

Alhamdulillah kami senang menyusuri hutan dengan keluarga, berjalan walaupun lelah tapi aku akui tidak merasakan capek hanya berkeringat sedikit saja, mungkin karena ini dilakukan bersama dengan orang yang kita cintai. Sehingga capek dan lelah menjadi tidak terasa.

Kami masuk ke goa Belanda dan ke goa Jepang. Kalau anak-anak berani melakukan nya tapi kalau aku hanya mau masuk ke goa Belanda, kalau goa Jepang aku tidak berani, karena begitu gelap. 

Setelah kami berjalan cukup, maka kami memutuskan untuk kembali pulang. 

Bersyukur masih bisa berkumpul bersama keluarga, kompak, semoga silaturahmi ini akan terus berjalan.

Keakraban kami mudah-mudahan akan membuat hubungan keluarga menjadi harmonis tanpa ada konflik. 

Alhamdulillah



Rabu, 04 Mei 2022

 Cerita Idul Fitri 1443 H (2022 M)

Foto keluarga

Bismillah

Setelah ramadhan kami menyambut kemenangan dengan merayakan hari raya Idul Fitri. Seperti biasa banyak hal yang terjadi atau banyak cerita di idul Fitri tahun ini.

Mulai dari memasak hidangan Idul Fitri, membuat kue dan juga acara silaturahmi.

Tahun ini aku mempunyai keinginan untuk membuat hidangan Idul Fitri sendiri, tanpa memesan di yang lain. Aku ingin mencoba di luar kebiasaan aku selama Idul Fitri menjelang. Yang biasa nya aku memesan makanan yang sudah jadi ke temanku atau membeli yang sudah siap dimasak. Tapi tidak untuk tahun ini, semoga kebiasaan ini bisa berlanjut ke tahun-tahun berikutnya.

Alasannya apa? Untuk mengajarkan kepada anak-anak bahwa idul Fitri itu identik dengan memasak, dan harus tahu proses memasaknya. Jadi aku putuskan untuk membuat hidangan Idul Fitri dari awal. Maksudnya semua bahan tidak beli yang instan, aku beli bahan bahannya, dan memprosesnya dari awal. 

Karena ini adalah permulaan, jadi aku masih melihat resep di channel YouTube.

Hidangan Idul Fitri di tahun 1443 H adalah ketupat (beli), opor, rendang dan sambal goreng kentang.

Semuanya aku memasak dari awal. 

Memang lumayan ribet dan memakan waktu yang banyak, tapi ternyata seru dan apabila hidangannya enak ada rasa puas dan bersyukur bahwa ini adalah masakan aku.

Seperti biasa aku dibantu oleh anak perempuan ku, sambil mengajarkan bagaimana memasak yang baik dan sedikit memberikan ilmu tentang memasak.

Kemudian membuat kue lebaran. Awalnya aku tidak akan membuat kue karena pasti akan memakan waktu banyak dan pasti juga akan mengeluarkan biaya tidak sedikit. Seperti diketahui bahwa bahan-bahan kue harganya naik semua, mulai dari terigu, keju, dan bahan lainnya yang menurut aku lumayan mahal. Tapi ternyata anak-anak ingin membuatnya. Baiklah aku menuruti mereka dengan satu syarat bahwa mereka yang membuatnya, aku hanya menyediakan bahan-bahannya.

Dan Alhamdulillah ternyata mereka berhasil membuat tiga kue lebaran, yaitu kue kastengel, kue salju dan cookie coklat.

Dan rasanya lumayan enak.

Kemudian silaturahmi. Dan ini adalah yang ditunggu ketika Idul Fitri tiba. Bersilaturahmi kepada saudara-saudara, kerabat dan tetangga.

Inilah yang membuat kenangan pada hari raya Idul Fitri. Semua keluarga berkumpul dan melepaskan rindu yang mungkin sudah hampir dua tahun tidak melakukan silaturahmi yang sebenar-benarnya silaturahmi. Dan tahun ini Alhamdulillah bisa terlaksana.

Rasa haru, bersyukur dan bahagia bisa melihat saudara-saudara, berbagi kebahagiaan dengan membagikan THR, melihat wajah-wajah bahagia mereka adalah hal yang paling disyukuri.

Walaupun ini adalah tahun kedua atau dua kali idul Fitri tanpa kedua orang tuaku.

Tapi aku yakin mereka akan bahagia melihat kami sekeluarga bisa berkumpul bersama.

Doaku adalah semoga Idul Fitri tahun ini memberikan keberkahan, kebahagiaan dan ketentraman kepada kami semua. 

Seluruh keluarga besar dari aku, Dipa Family, dan dari suami, Latief Muchtar, selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan. 

Keluarga Latief Muchtar

Keluarga Dipa

Semoga Allah perkenankan kami berkumpul kembali di Moment Idul Fitri tahun depan.

Aamiin.


Senin, 02 Mei 2022

Akhir Ramadhan

Ramadhan telah berakhir

Bulan yang penuh dengan Rahmat, ampunan dan pembebasan dari api neraka telah berakhir. Jiwa raga ini akan rindu datangnya bulan ramadhan tahun depan. Kenangan ramadhan tahun ini akan terbawa di bulan-bulan setelah ramadhan.

Kumpul makan bersama saat sahur dan berbuka adalah hal yang pasti akan dirindukan. Berburu takjil saat sore menjelang dan tentu saja sholat berjamaah nya dan juga sholat tarawih nya. Bersahutan suara lantunan ayat suci Alquran, baik di mesjid ataupun di rumah masing-masing. Membaca terjemahan dan tafsir dari ayat Al-Quran akan menjadi kenangan dan tentu saja hal ini harus dirutinkan setelah bulan ramadhan ini. Karena sejatinya perjuangan yang sebenarnya adalah melakukan ibadah dan amal Sholeh setelah bulan ramadhan.

Pada bulan ramadhan kita ditempa segala macam ujian, yaitu ujian menahan lapar dan haus, kemudian menahan hawa nafsu dan meningkatkan amal ibadah, kemudian di bulan berikutnya lah perjuangan untuk mempertahankan atau meningkatkan ini adalah yang sebenarnya.

Aku bersyukur bisa merasakan nikmatnya ramadhan tahun ini. Ibadahnya, shodaqoh nya, silaturahmi nya, sangat aku syukuri. 

Mengisi hari-hari ramadhan dengan amal shaleh yang berharap akan ridho nya Allah, karena apa lagi yang kita cari selain dari ridho Allah SWT. Ridho akan apa yang kita lakukan, apa yang kita kerjakan, sehingga Allah akan sayang kepada kita. 

Meningkatkan Infaq shadaqah nya, seperti apa yang telah rasulullah lakukan.

"Rasulullah SAW adalah orang paling murah hati. Ia semakin murah hati di bulan Ramadhan,” (HR al-Bukhari dan Muslim).

Itulah indahnya bulan ramadhan. Selalu dinantikan kehadiran nya, selalu dikenang akan setiap amal yang dilakukannya.

Doa yang selalu dilantunkan oleh Rasulullah ketiak menjelang akhir Ramadhan adalah :

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Allohumma Innaka Afuwwun Kariim Tuhibbul Afwa Fa`fuanna

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Zat Maha Pengampun lagi Maha Pemurah, senang pada ampunan, maka ampunilah kami, wahai Zat yang Maha Pemurah."

Semoga kita semua diberikan umur agar bisa menikmati bulan ramadhan tahun depan.

Semoga kami sekeluarga senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan dan dijaga selalu oleh Allah SWT.

Walaupun ada saja sedih yang terjadi di bulan ramadhan, aku jadikan itu sebagai ujian dan mudah-mudahan itu akan menjadikan aku orang yang sabar dan selalu bersyukur. 

Memang banya sekali cerita di bulan ramadhan tahun ini, dari anak aku yang ke empat sempat demam dan batuk sehingga aku memutuskan untuk tidak shaum karena masih menyusui, walaupun beberapa hari aku bisa melakukan shaum, tapi melihat kondisi anak aku yang sedang batuk dan demam, aku tidak tega kalau aku shaum, karena dia masih butuh ASI aku, asupan gizi dari ASI.

Iya itulah cerita yang membuat aku menjadi kuat dan sabar. 

Semoga aku menjadi orang yang selalu bersyukur.

Aamiin



Selasa, 22 Maret 2022


Berkunjung ke Bandung Zoological Garden

Gerbang masuk utama

Bismillahirohmanirohim

Pada hari Minggu kemarin tanggal 20 Maret 2022 aku dan keluargaku berlibur ke kebun binatang Bandung. Tempat yang memang sudah kami rencanakan untuk dikunjungi. Setelah waktu itu berkunjung ke Lembang Park Zoo, kami merencanakan berkunjung ke kebun binatang Bandung. Sekarang namanya dirubah dengan nama Bandung Zoological Garden, tapi tetap saja artinya kebun binatang Bandung. Semua orang Bandung pasti tahu tempat wisata ini. Sejak dulu aku kecil sudah ada, tapi kalau untuk berkunjung kesana ya bisa dihitung dengan jari lah, tidak sering he he.

Setelah ada pandemi memang kebun binatang ini tutup dan selama itu mungkin dilakukan rehab atau perbaikan-perbaikan didalamnya, terbukti bahwa kini kebun binatang ini sudah berubah nama dan berubah penampilan nya. 

Aku awalnya gak terlalu tertarik dengan berkunjung ke kebun binatang ini, karena mungkin bayangan aku masih ke masa lalu, dimana didalamnya belum tertata dengan baik, jadi pikiran aku ya pasti gitu-gitu aja didalamnya. Tapi setelah aku menonton salah satu youtuber yang mereview tempat kebun binatang, dan itu bagus, bersih, luas dan ada area Afrika dimana binatang yang disatukan dalam satu lokasi dan itu membuat aku penasaran,  katanya di Bandung tapi koq namanya Bandung Zoological Garden. Aku pikir itu lokasi baru sama kayak Lembang Park Zoo. Tapi setelah aku Googling, eh ternyata itu kebun binatang Bandung yang sudah di renovasi. 

Aku langsung bilang ke suami bahwa kita harus coba berkunjung kesana dan suami pun mengiyakan.

Dan Alhamdulillah kemarin bisa terwujud dengan membawa hessa dan de faz kesana.

Kami pergi sekitar pukul 8 pagi, walaupun bukanya jam 10 tapi kami tidak mau terlambat, kalau pagi mungkin belum terlalu banyak orang. Tapi setelah sampai disana, ya ampun ternyata sudah banyak orang yang menunggu di pintu masuknya. Wah ternyata aku salah. Iya tidak apa-apa lah kami ikut ngantri juga. Mungkin karena pada waktu itu hari Minggu jadi banyak orang juga yang berkunjung.

Sebelum jam 10, gerbang masuk sudah dibuka, mungkin karena melihat sudah banyak pengunjung yang datang jadi dibuka lebih awal.

Sebelum masuk kami harus menyiapkan aplikasi peduli lindungi untuk scan barcode dan kami diukur suhunya. Setelah itu kami membeli tiket dengan harga Rp. 50.000,-/orang. Karena de faz belum dihitung jadi kami beli tiga tiket.

Setelah beli tiket kami diberikan gelang untuk masuk nya

Setelah masuk memang suasananya berbeda dengan yang dulu, lebih luas dan binatangnya bagus-bagus. Jadi gak nyesel pergi kesana. Kami melihat-lihat binatang yang disatukan di arena Afrika. Kemudian wilayah Singa, harimau, burung, beruang, gajah, monyet, orang utan, jerapah, buaya dan banyak lagi. 



De faz saat memberikan makan ke hewan rusa

De faz saat melihat buaya


Kamipun disuguhkan atraksi para binatang yang lucu-lucu, seperti burung, binturong, anak anjing dan lainnya. Jadi sambil istirahat kami melihat atraksi itu.

Lumayan membuat kaki pegal karena berjalan-jalan di kebun binatang ini. Tidak terasa sudah hampir dua jam kami berada di dalamnya. Karena begitu terpesona dengan binatang-binatang yang ada.

Jadi aku rekomendasi kan tempat wisata ini ke semua orang sambil edukasi berbagai binatang kepada anak-anak.

Alhamdulillah, anak-anak senang dan kamipun ikut bahagia walaupun jadi pegal kaki ini he he.

Alhamdulillah


Rabu, 16 Maret 2022

 

 Tentang Dapur Ibu Bersama (DIB)

Bismillah

Mengikuti suatu kegiatan besar yang didalamnya terdapat para pakar di bidangnya membuat aku menjadi semangat dalam menjalani nya. Apalagi dibanding makanan yang sebenarnya aku masih awam dalam hal bisnis dibidang kuliner.

Iya, aku saat ini ikut kegiatan Dapur Ibu Bersama yang dipelopori oleh Ibu Profesional dan bekerjasama dengan Frisian Flag.

Awalnya aku ragu untuk mengikuti ini, tapi aku berfikir lagi, apa salahnya aku coba, mencoba hal yang baru, menekuni bidang yang baru dan mungkin ini bisa jadi lahan bisnis aku dikemudian hari.

Akhirnya aku daftar jadi peserta DIB. Dan Alhamdulillah ternyata aku terpilih menjadi peserta binaan oleh tim DIB. Bahagia dan bersyukur sekali bisa bergabung dengan peserta yang lain untuk mendapatkan binaan dan pelatihan di bidang kuliner. Dan satu lagi, ternyata kami diberikan modal usaha yaitu berupa produk Frisian Flag yaitu susu kental manis. 

Ini adalah modal usaha yang diberikan oleh Dapur Ibu Bersama

Sebelum mengikuti pelatihan nya, para peserta baik itu peserta binaan atau non binaan wajib mengikuti webinar selama dua hari. 

Hari pertama tanggal 08 Maret 2022 dengan tema "PRODUKSI PANGAN SESUAI STANDAR dan STRATEGI PEMASARAN BERBASIS DIGITAL" dengan para pembicara yang keren sekali. Ada yang dari BPOM, kemudian ada founder dari Foodizz, kemudian ada dari Frisian Flag dan tentu saja ada Ibu Septi dari Ibu profesional. Pada webinar saat itu, aku kebetulan sedang merawat anak aku yang lagi sakit, jadi tidak terlalu menyimak, jadi aku hanya mendengarkan sekilas saja. Tapi tentu saja aku tetap bersyukur bisa masuk dan bergabung di webinar tersebut.

Kemudian webinar hari kedua yaitu pada tanggal 09 Maret 2022 dengan tema "SELUK BELUK DAN TIPS MEMULAI USAHA KULINER" bersama chef Nanda Young. Dan diakhir webinar nya kita diperlihatkan resep kreasi cemilan dan minuman dari Chef Nanda dengan bahan utamanya adalah susu kental manis Frisian Flag. Dan tantangan untuk para peserta webinar adalah recook makanan dan minuman dai Chef nanda dan juga membuat kreasi menu lainnya, boleh itu cemilan, minuman atau menu sarapan.

Membuat kreasi makanan dari susu kental manis menurut aku susah-susah gampang. Karena banyak sekali resep yang tersebar untuk membuat kreasi makan atau minuman dari susu kental manis.

Aku tidak membuat menu yang harus di recook, karena aku gak sempat menyiapkan bahan-bahan nya , karena kebetulan aku lagi fokus sama baby aku yang lagi sakit. 

Jadi aku hanya membuat kreasi cemilan sederhana.

Memang aku tuh gak jago masak, apalagi dessert atau kue, pasti gagal terus. Apa aku gak bakat ya? Hmm, tapi bisa diasah koq, makanya aku mencoba ikutan Dapur Ibu Bersama.

Jadi kali ini aku buat cemilan martabak manis sederhana.

Awalnya aku semangat dengan anak aku untuk membuatnya dan berharap hasilnya bisa bagus dan enak tentunya.

Mulailah aku cari resep nya di YouTube. Dan aku memilih resep yang simpel, bahan nya ada semua di dapur aku jadi gak harus beli-beli dulu.

Kemudian aku eksekusi resep itu dan semuanya sesuai, tapi ternyata gagal. Sedih sekali, martabak aku banget alias tidak mengembang.

Martabak manis keju ala-ala umi Dewi 

Duh, bagaimana ini? Hari terakhir nih buat kreasi menunya. Iya mau bagaimana lagi, harus disetor dengan keadaan apapun. Yang terpenting adalah aku sudah berusaha dan nantinya akan aku coba lagi dengan teknik yang berbeda dan mungkin dengan resep yang berbeda juga kali.

Memang keahlian membuat kue atau makan manis harus benar- benar diasah, oleh karena itu aku mengikuti dapur ibu bersama, agar aku bisa mengasah kemampuan aku di bidang kuliner. Walaupun masih amatiran sekali, kalau dibandingkan dengan peserta yang lain.

Iya semoga saja keahlian aku terasah dan aku bisa membuka bisnis kuliner kue atau minuman dari bahan susu kental manis.

Dan semoga aku bisa amanah dalam menggunakan modal usaha yang telah diberikan oleh tim DIB.

Semoga…

Alhamdulillah


Minggu, 13 Maret 2022

Perpustakaan


Bismillah


Tema Tantangan Menulis minggu ini adalah tentang perpustakaan.

Ini adalah tempat favorit aku dan keluargaku. Apalagi buat anak aku yang pertama. Dia sangat senang sekali kalau dibawa ke perpustakaan. Matanya langsung berbinar dan bahagia. Bagaimana tidak, di antara anggota keluarga kami dialah orang yang paling senang membaca buku, tapi bukan berarti yang lain tidak senang membaca, mungkin anak aku yang pertama kesukaan nya lebih dibandingkan dengan yang lain.

Aku sangat bersyukur dengan hal itu, karena aku tidak khawatir jika dia ingin pergi ke suatu tempat pasti dia akan pergi ke perpustakaan.

Selama pandemi ini memang aktivitas mengunjungi perpustakaan tidak terlalu sering bahkan mungkin tidak pernah, karena memang perpustakaan nya juga masih ditutup  untuk umum. Tapi pada tahun 2021 lalu, perpustakaan kembali dibuka dan bisa dikunjungi lagi oleh masyarakat, tapi tentu saja dengan protokol kesehatan yang ketat.

Ketika itu kami sangat antusias untuk mengunjunginya. Kamipun menjadwalkan kunjungan kami di hari weekend. 

Dan kebetulan juga si sulung masih ada di rumah, belum masuk ke pesantren, jadi aku manfaatkan waktu untuk berkunjung ke perpustakaan. Dan tentu saja dia sangat bahagia dan excited.

Tapi pada saat itu ruangan perpustakaan yang berisi buku remaja, novel dan referensi masih ditutup, yang dibuka hanya lantai 1 saja yaitu ruangan baca anak-anak. Tentu saja dia kecewa karena tidak bisa meminjam atau membaca buku favorit nya. 

Untuk memanfaatkan waktu, aku membuat kartu perpustakaan untuk nya agar dia bisa meminjam atas nama dia, dan dia sangat bahagia sekali punya kartu sendiri. Dan pembuatan nya pun tidak sulit dan tidak lama, hanya mengisi data dan difoto, langsung deh kartunya jadi. Alhamdulillah

Karena begitu simple dan gak ribet, maka aku dan anak-anak yang lain pun akhirnya membuat kartu perpustakaan. Tidak ada ruginya juga sih, walaupun tidak meminjam buku yang terpenting kita sudah punya kartu, jadi ketika kami berkunjung kembali di waktu yang lain, tidak ada kekhawatiran untuk meminjam bukunya.

Perpustakaan adalah tempat yang aman dan nyaman untuk anak-anak. Mengenalkan buku sejak dini adalah hal yang harus dilakukan untuk setiap para orang tua. Apalagi aku yang masih punya baby usia dibawah 2 tahun, pengalaman dibawa ke perpustakaan adalah hal yang baru dan seru. Walaupun dia belum mengerti akan pentingnya buku dan di perpustakaan itu baca buku, tapi setidaknya dia tahu ada yang namanya perpustakaan.

Jadi penting juga mengenalkan perpustakaan kepada anak-anak, agar mereka tidak hanya mengenal mall atau taman yang lainnya, tapi ada tempat yang seru juga untuk dikunjungi yaitu perpustakaan.

Apalagi perpustakaan di ruangan anak-anak biasanya ada permainan sehingga nyaman untuk anak-anak berada disana.

Jadi, perpustakaan adalah salah satu tempat favorit bagi aku dan keluargaku.

Mudah-mudahan kami selalu bisa meluangkan waktu bersama di perpustakaan.

Alhamdulillah


Minggu, 13 Februari 2022


Wisata ke Gunung Puntang

Bismillah

Hari Sabtu tanggal 12 Februari 2022, aku dan keluargaku pergi refresh sejenak ke salah satu kawasan wisata di daerah Bandung Selatan. Tepatnya ke gunung Puntang. Awalnya kami bingung mau kemana, karena seperti biasa weekend itu hari keluarga, kalau misalkan suamiku tidak ada acara kami pasti keluar ke tempat yang banyak oksigen nya.

Ada dua pilihan kami dalam weekend kali ini, yaitu ke Gunung Puntang atau ke Riung Gunung Pangalengan. Sebenarnya aku ingin ke Riung gunung Pangalengan, karena tempatnya sedang viral, tempat nya pernah dikunjungi oleh gubernur Jawa barat yaitu pak Ridwan Kamil beserta istrinya. Penasaran aku untuk pergi kesana, tapi ada sisi lain aku ingin ke gunung Puntang. Belum pernah juga aku kesana. Oke, pilihan jatuh ke gunung Puntang. 

Seperti biasa aku mempersiapkan semua perlengkapan barang yang akan dibawa. Karena aku punya baby, ya pasti barangnya lumayan banyak perlengkapan baby. Dan yang paling penting makanan biar gak kelaparan he he.

Kami pergi pagi-pagi, karena pengalaman sebelum-sebelumnya ke daerah sana kalau sudah agak siang pasti macet dan akhirnya tiba di lokasi pasti siang, jadi kami putuskan untuk pergi pagi-pagi, sekitar pukul 7.30 wib.

Jarak yang kami tempuh dari rumah sekitar 1,5 jam dengan beberapa kali berhenti untuk membeli cemilan dan makanan yang lainnya. Dengan kondisi udara yang sejuk, aku sangat menikmati pemandangan nya.

Kami pun tiba di gerbang nya dan membeli tiket seharga Rp. 25000/orang dan parkir mobil sebesar Rp. 12000, jadi total aku bayar Rp. 87000.

Iya lumayan mahal sih, tapi mudah-mudahan setara dengan pemandangan yang akan aku nikmati di dalam sana.

Tiba di sana tidak banyak orang, padahal kan ini hari Sabtu, biasanya kawasan wisata pasti penuh dengan orang, tapi ini tidak, hanya beberapa mobil yang terparkir, atau mungkin kami kepagian ya?? Hmm, mungkin saja he he

Kamipun menyusuri hutan Pinus dengan suara angin yang mendayu dengan udara yang sejuk membuat kami ingin menghirup udara segar sehingga masker kami buka dan membiarkan udara sejuk asri, full oksigen masuk kedalam paru-paru kami.

Banyak tempat foto yang bagus dan kami tidak mau kehilangan kesempatan itu dan kami pun berfoto ria. 

Sebenarnya kawasan wisata Gunung Puntang ini juga sebagai kawasan bumi perkemahan. Banyak orang yang suka berkemah disini dan memang banyak lapangan yang mungkin biasa dipakai untuk camping. Kata suami aku, nanti akan diagendakan camping sama keluarga disini. Baiklah he he

Akhirnya kami memutuskan makan terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan. Aku membuka makanan yang aku beli tadi di warung terdekat dengan lesehan ala-ala, karena kami lupa bawa alas duduk. Dan kami pun makan sambil menghirup udara sejuk di sekitar kami.

Setelah selesai makan kami pun melanjutkan perjalanan kami. Tempat yang kami tuju adalah sungai cigeureuh. Awalnya aku kira itu memang sungai biasa tapi setelah aku tiba di lokasinya, Masya Allah, indah sekali. 

Salah satu aliran sungainya


Foto kami di pinggir sungai

Dengan air yang sangat jernih membuat udara semakin sejuk. Aku, suamiku dan anak-anak antusias untuk main didalam air itu dan ternyata airnya sangat dingin, seperti air di lemari es, sejuk dan dingin. 

Masya Allah, baru pertama aku menikmati keindahan sungai yang sangat jernih. Dengan suara aliran air yang sangat menyejukkan telinga membuat hati ini tenang dan bahagia.

Bersyukur bisa menikmati keindahan alam ciptaan Allah. 

Kalau boleh jujur, ini pertama kali aku pergi ke sungai dengan air yang sangat jernih dan sejuk dingin. Aku bersyukur masih bisa menikmati ini semua dan ini karunia dari Allah SWT.

Semoga aku bisa kembali lagi kesini dengan keluarga ku yang komplit. Dan kami menikmati alam indah yang sejuk.


Alhamdulillah


Minggu, 30 Januari 2022

Pengalaman dalam acara musyawarah kerja 

Aku saat membacakan surat ketetapan

Minggu, 30 Januari 2022

Bismillah

Menjadi seorang pengurus dari suatu organisasi bukan hal yang baru bagi aku. Karena aku mengikuti beberapa organisasi yang didalamnya aku menjadi salah satu pengurus nya.

Dan kali ini aku juga diberi amanah untuk menjadi salah satu pengurus di organisasi perempuan yang bergerak dibidang dakwah yaitu di bagian Zakat Infaq dan Shodaqoh. 

Tepat tanggal 29 Februari 2022, organisasi itu mengadakan musyawarah kerja yang pertama dan pertama kali itu juga aku diberikan kesempatan untuk duduk di depan sebagai sekretaris sidang dalam pembacaan program kerja.

Jujur itu adalah pertama kalinya aku duduk di depan untuk melakukan sidang di suatu musyawarah. Biasanya aku dibelakang layar alias jadi pendengar saja he he

Jadi kali ini adalah pengalaman pertama dan juga kali pertama aku membawa anak aku yang ke empat untuk ikut acara musyawarah.

Mungkin hanya aku saja yang membawa anak ketika musyawarah ini, karena yang lain anaknya sudah pada besar, dan hanya aku pengurus yang masih punya anak kecil. Jadi karena aku tidak punya asisten rumah tangga yang aku bisa titipkan, maka aku bawa saja anak aku, sehingga aku bisa tenang dalam menjalani acaranya.

Karena aku membawa anak, jadi ketika aku punya tugas untuk duduk didepan dalam persidangan, maka mau tidak mau aku harus menggendong anak aku yang hasilnya menjadi pusat perhatian para peserta musyawarah saat itu. 

Mudah-mudahan mereka maklum, karena aku seorang ibu yang punya tugas utama mendidik dan menjaga anak.

Seru memang, jadi pengalaman pertama dan menjadi gambaran nanti kalau ada acara musyawarah kerja kembali di tahun kedua.

Menjadi orang tua apalagi menjadi seorang ibu tugas utamanya adalah mendidik, mengurus dan menjaga anak. Tapi ibu juga perlu mengembangkan dirinya agar tidak ketinggalan zaman. Bahkan sekarang banyak ibu rumah tangga yang kegiatan nya banyak, selain menjadi ibu rumah tangga, merangkap menjadi pengurus beberapa majelis taklim misalnya, atau mungkin menjadi anggota dari suatu komunitas-komunitas. Itu bukanlah hal yang dilarang, asal bisa mengatur waktu dan bisa menjaga fitrahnya sebagai perempuan dan sebagai ibu,mengetahui tugas utamanya.

Oleh karena itu aku jika memungkinkan akan membawa anak aku kemanapun aku ada acara, tapi kalau ternyata ada yang bisa menemani di rumah maka aku akan meninggalkan nya di rumah, sehingga anak aku tidak perlu bertemu dengan banyak orang.

Memang perjuangan menjadi seorang ibu rumah tangga yang aktif juga di luar rumah dan harus juga meluruskan niatnya, yaitu niat, semua aktivitas yang dilakukan adalah ibadah kepada Allah, mencari keberkahan dan keridhaan Allah. Agar menjadi amal Sholeh dan menjadi timbangan kebaikan yang akan diperhitungkan di akhirat kelak.

Semoga aku senantiasa menjaga fitrah aku dan juga senantiasa ingat tugas utamanya.

Alhamdulillah

 


Rabu, 19 Januari 2022

Aliran Rasa Festival Warga Kampung Komunitas

Bismillah

Mengikuti rangkaian kegiatan dari kampung komunitas membuat aku menjadi tahu apa yang ada di komunitas Ibu Profesional dan berbagai kegiatannya.

Berbagai regional di Ibu Profesional sudah manggung di kampung main ini, memperkenalkan regional nya sehingga warga menjadi tahu dan banyak tahu tentang apa kegiatan di setiap regional.

Kegiatan terakhir dari kampung main adalah festival warga. Kami dibagi beberapa kelompok untuk menampilkan event terbaiknya. Kelompok itu terdiri dari berbagai regional. Aku satu kelompok dengan regional Babel, Bandung, Banyumas Raya, Cianjur, Depok, Jember, Jogja, Sulteng, Kalsel, Payakumbuh, Pekanbaru dan Prabumulih. Tentu saja kami harus mempersiapkan sedemikian rupa agar hasil dari event kami bagus dan bisa dinikmati oleh setiap warga balai kampung semua.

Semua mengambil peran, mulai dari ketua sampai pengisi dari video yang akan ditampilkan dan harus memberanikan diri untuk mengambil peran, karena kami sudah dilatih selama di kampung main, bahwa kita harus berani untuk mengambil peran agar passion nya terasah. Jangan menunggu untuk ditunjuk tapi harus berani menunjuk diri.

Dari beberapa posisi, aku mengambil peran menjadi operator. Ini memang bukan pengalaman baru aku menjadi operator, tapi aku merasa tertantang untuk mengambil peran itu.
Dan aku pun banyak mendapatkan ilmu dari peran itu, karena bukan hanya aku saja yang menjadi operator, ada dua teman aku yang lainnya, dan dari merekalah aku banyak belajar.

Jadi, aku sangat bersyukur bisa ikut bermain di kampung main komunitas Ibu Profesional dan bisa mengambil peran dalam kegiatannya. Mengasah potensi yang ada sehingga tidak malu lagi untuk menampilkannya.

Sebagai apresiasi bagi kami yang sudah mengikuti festival warga sebagai kegiatan terakhir di kampung main, maka panitia memberikan sertifikat. 

Sertifikat sebagai apresiasi


Aku sangat bangga dengan pencapaian aku di kampung main ini dengan berbagai kegiatan lain aku di rumah atau kegiatan aku di luar rumah. Aku bisa mengatur waktu dan juga bisa mengatur prioritas sehingga aku bisa menyelesaikan semua kegiatan ini dan tugas yang diberikan.
Semoga aku bisa mengaplikasikan apa yang telah aku pelajari di kampung main ini.

Dan semoga aku bisa memanfaatkan ilmu yang telah dipelajari untuk aku berkembang dengan lebih baik lagi.

Alhamdulillah


#ResumeFeswar 1
#festivalwarga
#orientasikampungkomunitas
#balaimaingembira
#ibuprofesional2021
#komunitasibuprofesional
#kampungmain3
#semestakaryauntukindonesia
#salamberprestasi
#PrestAsyik



Sabtu, 15 Januari 2022

Mengantar kembali anak pertama ke pesantren.

Foto bersama sebelum pulang setelah mengantar teteh ke pesantren

Bismillah

Setelah hampir tiga minggu diberi waktu liburan akhirnya teteh, yang biasa aku panggil anak pertama, kembali lagi ke pondok pesantren. Rasa sedih menyeruak dalam diri karena harus berpisah lagi dengan dia dan tidak bisa berkumpul bareng sama adiknya yang baru saja pulang dari pesantren karena baru libur. 

Tapi ada rasa bangga dan bahagia karena dia akan kembali belajar dan berjuang untuk menggapai cita-cita nya.

Daya juang dia sangatlah terasa dan memang dari kecil dia adalah seorang pembelajar sejati dan juga pembelajar yang cepat. Setiap ada sesuatu yang baru dia akan langsung cepat tanggap dalam menyikapinya.

Terbukti sekarang baru satu semester di pesantren, dia sudah membuktikan bahwa dia bersungguh-sungguh dalam belajar dengan menempati juara pertama di kelasnya. Iya, dia baru satu semester di pesantren ini, karena ketika kelas 10 dia menjalankan homeschooling selama satu tahun. Berarti ini membuktikan bahwa siswa homeschooling bisa berprestasi di sekolah formal.

Bangga juga karena dia bisa membuktikan bahwa dia sungguh-sungguh dalam belajar, dalam berjuang untuk menggapai cita-cita nya.

Memang kami tidak pernah membebani anak-anak harus rangking di kelasnya, yang terpenting adalah mereka belajar dengan sungguh-sungguh, mempunyai akhlak dan pemahaman agama yang bagus, ketika mendapat rangking di kelas itu adalah bonus atas kerja kerasnya dalam belajar. 

Akhlak, iya, itu yang terpenting, etika dan berbudi luhur. Mengamalkan apa yang diperintahkan oleh Allah dan menjauhi larangan Allah SWT. Berbakti kepada orang tua dan menghormati kepada yang lebih tua, itu adalah kunci kesuksesan. Tidak bisa dilihat dari rangking berapa dia di kelasnya, karena itu hanya sebagai angka, tidak bisa mengukur kecerdasan dan kesuksesan seseorang.

Di zaman sekarang penanaman akhlak itu hal yang terpenting karena banyak sekali kasus-kasus yang muncul di media-media itu berhubungan dengan akhlak. Jadi sekarang ini yang harus diperhatikan oleh orangtua dan juga guru-guru itu adalah penanaman akhlak dan juga tauhid.

Dalam hal mendidik anak, pendidikan agama itu yang paling utama, oleh karena itu kami memasukkan anak-anak ke pesantren untuk memperdalam ilmu agama, bukan berarti aku dan suami tidak bisa mengajarkan mereka ilmu agama tapi di rumah itu banyak sekali gangguan-gangguan yang akan menghambat proses pembelajaran ilmu agama itu, kalau di pesantren akan diajarkan pembiasaan-pembiasaan yang baik yang bisa membuat anak-anak lebih disiplin dalam hal kesehariannya ataupun dalam hal belajarnya, tentu saja akan lebih banyak pelajaran-pelajaran akhlak agama yang menjadi bekal mereka untuk bisa nanti hidup di zaman sekarang ini.

Sebenarnya aku agak sedih melepaskan anak-anak, apalagi perempuan untuk belajar di pesantren karena pasti tidak bisa kami pantau apa aktivitas mereka, tapi sesungguhnya itu adalah yang terbaik buat mereka, mereka di sana akan dibimbing oleh ustadz atau ustadzah dan juga para pembimbingnya untuk bisa menjadi anak-anak yang kuat, anak-anak yang hebat, anak-anak yang punya etika dan akhlak yang bagus sehingga membuat orang tua bangga, sehingga akan membuat keluarga menjadi bangga atas prestasinya dalam mempunyai akhlak yang baik ketika yang baik.

Ada istilah bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Jadi di pesantren anak-anak merasakan perihnya hidup di sana, makan di alas, tidur di waktu, bangun harus paling pagi, kegiatan yang padat, itu menjadi aktivitas sehari-hari di pesantren. Iya mungkin kalau anaknya masih manja dan belum siap untuk mandiri maka tidak akan kuat. 

Ya begitulah aku pada saat melepaskan anak-anak belajar di pesantren. Ada rasa takut kalau mereka belum bisa mandiri, belum bisa melakukan aktivitas di pesantren. Tapi, Alhamdulillah setelah dijalankan, mereka bisa melewati itu semua dan hasilnya mereka menjadi lebih mandiri. 

Semoga anak-anak aku istiqamah dalam belajar di pesantren nya dan dalam menghafal Alquran. 

Menjadi pribadi yang baik dan punya akhlak yang baik juga. 

Membuktikan kepada orang lain bahwa anak yang lulus dari pesantren bisa berkembang dan bisa bersaing dengan anak-anak yang di sekolah umum.

Alhamdulillah





Kamis, 13 Januari 2022

Wisata ke Lembang Park Zoo

Foto bersama setelah masuk ke area wisata

Tiket masuk area wisata Lembang Park Zoo

Bismillah

Pada hari ini, Kamis tanggal 13 Januari 2022 kami memutuskan untuk pergi berlibur lagi, tentu saja di sekitar Bandung saja. Yaitu pergi ke Lembang Park Zoo. Sebetulnya aku dan suami sempat galau, apakah pergi ke taman safari atau ke Lembang Park Zoo.  Alasan kami pergi ke area wisata kebun binatang, untuk memperlihatkan sejumlah binatang kepada anak-anak, khususnya ke anak kami yang keempat yaitu de Faz. Akhirnya kami putuskan untuk ke Lembang Park Zoo saja, dengan alasan jarak juga dan agar tidak terlalu capek, karena keesokan harinya kami harus mengantar anak sulung kami ke pesantren. 

Jadi ini adalah kebersamaan kami dengan teteh, panggilan ke anak sulung, sebelum berangkat ke pesantren lagi untuk belajar dan berjuang menggapai cita-cita nya.

Kami pergi sekitar jam 8.30 wib, karena kami tidak ingin terlalu sore pulangnya dan juga kalau masih pagi mungkin belum banyak orang yang berkunjung.

Kami melalui jalan Setiabudi dan masuk ke jalan Sersan Bajuri dan akhirnya sampai ke jalan Kolonel Masturi. Jarak tempuh dari rumah ke Lembang Park Zoo sekitar 50 menit. Dengan lalu lintas yang tidka terlalu padat karena weekday maka bisa lebih cepat sampai di tujuan.

Tapi ternyata kenyataan tidak begitu, setelah kami sampai, sudah banyak mobil yang terparkir di Lembang Park Zoo. Perkiraan kami salah, tapi tidak apa-apa, sudah terlanjur sampai dan tinggal kami menikmati wisatanya.

Tiket masuk nya kalau weekday 50rb dan weekend 70rb. Menurut aku masih termasuk murah kalau di weekday. 

Setelah kami berkeliling di area Lembang Park Zoo, menurut kami ini worth it, karena area nya yang luas dan kami disuguhkan binatang yang lumayan banyak, walaupun memang ada beberapa kandang yang terlihat kosong tidak ada binatang nya. 

Spot favorit kami adalah area harimau dan gajah. Karena de faz sangat menikmatinya, melihat harimau yang sedang beristirahat dan yang sedang diberi makan oleh penguny. Gajah yang sangat memukau de faz , sampai-sampai dia tidak mau meninggalkan area gajah tersebut. Mungkin ini pertama kalinya dia melihat seekor binatang yang besar sekali, biasanya dia melihat gajah di buku cerita yang biasa aku bacakan. Alhamdulillah ini adalah pengalaman pertama de faz dan juga pengalaman kami semua di Lembang Park Zoo.

Di area harimau

Di area gajah

Setelah kami puas menikmati wisatanya, akhirnya kami pulang dan keluar dari tempat wisata dengan diberi oleh-oleh berupa bingkisan. 

Semoga nanti kami bisa kembali kesini dan semoga koleksi binatangnya semakin lengkap.

Alhamdulillah kami bisa melalui hari liburan kami dengan bahagia. Mencoba menikmati hari-hari dengan penuh keceriaan. Dengan padatnya aktivitas aku dan suami, tapi kami bisa meluangkan waktu untuk anak-anak. Menghilangkan rasa penat sementara dan menghirup udara segar.

Kami memang tidak mencari kuantitas tapi kualitas berkumpul nya.

Alhamdulillah

Ketiga anak perempuan kami 

Rabu, 12 Januari 2022

Wisata ke Wayang Windu Panenjoan Sky Park

Foto bersama

Bismillah

Berkumpul bersama keluarga adalah hal yang paling membahagiakan. Bisa melakukan kegiatan bersama-sama, melakukan hal yang menyenangkan bersama-sama. Makan-makan bersama dan itulah yang sedang aku rasakan, bahagia bisa berkumpul kembali secara lengkap, formasi lengkap, karena anakku yang kedua sudah libur dari pesantren. Alhamdulillah senangnya.

Kami tidak menyia-nyiakan waktu kebersamaan kami, jadi aku dan suami langsung menyusun rencana liburan. Tapi karena anak aku yang pertama akan segera pulang ke pesantren lagi maka kami putuskan untuk liburan nya di sekitar Bandung saja.

Memang sangat dilema sebenarnya liburan di masa pandemi ini, jadi banyak sekali pertimbangannya, untuk kebaikan bersama tentu saja. 

Yang pertama adalah mencari tempat yang sedikit orang, karena kita menghindari kerumunan.

Jadi kami pada hari Selasa tanggal 11 Januari 2022 pergi ke salah satu tempat wisata di daerah Pangalengan. Kenapa ke daerah Pangalengan, karena menurut suami, bahwa di sekitar Bandung Selatan banyak sekali spot wisata yang bagus dan tidak begitu banyak orang. Salah satu tempat yang kami datangi pada hari itu adalah kawasan gunung wayang. Disana ada spot wisata yang bagus dan sejuk. Nama wisata nya adalah Wayang Windu Panenjoan Sky Park. 




Wisata ini sangat bisa mencuci mata karena terdapat pemandangan alam dengan hamparan perkebunan teh. Tapi ketika kami kesana, qadarullah cuaca disana hujan, sehingga kami tidak bisa menikmati keindahan alamnya dengan waktu yang lama. Karena memang tertutup kabut ketika hujan datang dan udara yang dingin menusuk badan kami, jadi kami langsung masuk mobil agar badan kami tidak kedinginan. Jadi harus dijadwalkan lagi untuk bisa kembali kesana.

Wayang windu Panenjoan Sky Park memang belum banyak orang tahu karena lokasinya yang lumayan jauh. Dari kota Bandung bisa menghabiskan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan untuk sampai ke tujuan. Setelah mendekati tujuan, mata kita akan disuguhkan hamparan perkebunan teh yang sangat menyejukkan mata dan tentu saja udara yang sangatlah sejuk, dimana di kota tidak bisa kita temui. Tapi ya karena cuaca sedang hujan pada saat itu, kami tidak bisa berhenti untuk mengambil foto-foto.

Tapi walaupun seperti itu, pengalaman ini adalah pengalaman yang luar biasa, seru, makan atau  botram di dalam mobil karena di luar hujan, kemudian kami juga sempat hujan-hujanan karena tiba-tiba hujan muncul lagi ketika kita foto-foto saat hujan reda. Kami disuguhkan dengan pemandangan yang sangat bagus dan sejuk walaupun tidak terlalu jelas karena kabut dan cuaca dingin yang menghalangi kami.

Hal ini yang nantinya akan kami rindukan, senang dan bahagia bisa menghabiskan waktu bersama. Kedinginan menjadi kehangatan karena suasana hati kami yang bahagia.

Alhamdulillah



Kamis, 06 Januari 2022

Olahraga menjaga kebersamaan keluarga


Bismillah

Hari ini aku pergi berolahraga bersama keluargaku. Seperti biasa, yang paling semangat untuk mengajak kami olahraga adalah suami aku. Iya, kalau urusannya olahraga pasti suami aku no satu yang paling semangat. Mulai dari menyiapkan perlengkapan untuk kami berolahraga, seperti sepeda lipat, kemudian bola dan stroller untuk anak bayi kami. Iya wajar memang suami aku yang paling semangat karena memang dia punya hobi berolahraga. 

Olahraga yang bisa suami aku lakukan adalah bersepeda, lari, jalan kaki dan juga main bulu tangkis. Biasanya olahraga yang dilakukan bergantian, pokoknya dalam satu Minggu itu olahraga nya ada sepeda dan berlari atau jalan kaki, dan itu rutin dilakukannya.

Setelah siap semua perlengkapan olahraga masuk ke mobil, kamipun siap untuk pergi ke tempat kami berolahraga.

Kami ke tempat taman Tegalega. Tempatnya tidak jauh dari rumah kami, dan memang disana sarana berolahraga sebagian warga Bandung. Tempatnya luas dan banyak pepohonan, sehingga kami bisa menghirup udara segar, tidak sumpek.

Disana kami bisa leluasa untuk berlari, jalan kaki, main sepeda dan juga main bola. Dan disana pula banyak orang yang melakukan olahraga senam dengan grup senamnya masing-masing, jadi di setiap sudut pasti ada grup senam yang siap dengan lagu yang bernada semangat untuk aerobik.

Kami membawa dua sepeda lipat, satu bola dan stroller untuk baby, biar gak digendong, karena baby nya udah berat kalau digendong terus, jadi dia bisa disimpan di stroller sambil didorong oleh suami, sekalian suami juga jalan kaki.

Kami sangat menikmati kebersamaan ini, berolahraga bersama, walaupun tidak dalam formasi lengkap karena anak kami yang kedua belum pulang dari pesantren, tapi kami harus tetap semangat demi menjaga kesehatan kami.

Kalau dilihat dari jumlah pengunjung di Taman Tegalega ini yang lumayan banyak, ini membuktikan bahwa kesadaran akan kesehatan sudah sangat tinggi bagi warga Bandung. 

Memang menjaga kesehatan adalah hal yang harus dilakukan saat ini, karena pandemi belum berakhir, sehingga kita harus tetap menjaga dan mematuhi protokol kesehatan.

Kami walaupun sedang berolahraga, masker tetap kami pakai, tapi kadang kami lepas sebentar untuk menghirup udara segar.

Bersepeda, jalan kaki dan berlari adalah olahraga yang paling kami sukai. Karena bisa dilakukan dengan keluarga, sambil kebersamaan.

Semoga olahraga menjadi kebiasaan baik bagi keluarga kami dan akan ditiru oleh anak-anak kami bagaimana olahraga harus menjadi kebiasaan mereka nantinya.

Alhamdulillah

-wie-


Sabtu, 01 Januari 2022

Cerita di hari pertama tahun 2022



Bismillah

Mengawali hari di tahun yang baru yaitu 2022 dengan rasa syukur dan penuh harapan.

Bersyukur telah diberikan kenikmatan oleh Allah SWT berupa kesehatan dan keberkahan, semoga di tahun ini juga Allah senantiasa memberikan hal yang sama yaitu kesehatan dan keberkahan dalam hidup.


Penuh harap di tahun 2022 harus terus ada dalam setiap do'a di sujud sholat. Karena dengan harapan akan timbul aksi positif dan kreatif. 


Menikmati momen kebersamaan bersama keluarga adalah hal yang harus disyukuri pada awal tahun 2022 ini, walaupun anak yang kedua belum bisa pulang dari pesantren karena belum libur. Kesedihan menyeruak dalam diri saat belum bisa kumpul dengan formasi lengkap, tapi bagaimana lagi, mungkin keputusan pesantren adalah yang terbaik. Harap dan do'a selalu dilantunkan agar dia di diberikan perlindungan oleh Allah SWT.


Cerita-cerita yang akan aku tulis di tahun ini mudah-mudahan menjadi motivasi bagi aku untuk terus bermanfaat bagi orang lain. Setidaknya apa yang akan aku tulis dapat menjadi kenangan indah baut aku dan juga buat keluarga kelak. Karena ketika aku membaca kembali cerita-cerita itu akan membuat memori yang indah muncul dan akan membuat energi positif bagi aku untuk terus semangat dalam menjalani episode kehidupan di tahun ini. 


Dulu kebiasaan sebelum pandemi untuk menyambut tahun baru selalu kumpul bersama keluarga, kakak dan adik-adik aku. Makan-makan dan saling cerita itu yang selalu berkesan saat kumpul bersama. Dan juga biasanya kumpul di rumah yang lebih tua atau dirumah aku. 

Tapi karena pandemi, sudah hampir dua kali tahun baru kami tidak bisa melakukan itu dan kami sangat merindukannya.

Jadi kumpulnya hanya dengan keluarga masing-masing saja. 


Walaupun memang kami tidak terlalu memaksakan untuk begadang hanya sekedar ingin melihat kembang api, kalau kami merasa ngantuk ya tidur saja, tidak memaksakan. Tapi kadang kami terbangun saat kembang api itu dinyalakan karena suara kerasnya. 


Tradisi menyalakan kembang api memang dari dulu kala. Hal itu dilakukan untuk menandakan pergantian tahun. Di penjuru dunia hal itu dilakukan dan menggema di langit malam. Indah memang terlihat saat kembang api itu dinyalakan, berwarna-warni, saling bersahutan. 


Walaupun masih dalam masa pandemi tapi hal itu tetap dilakukan, tapi bedanya tidak dilakukan di area terbuka karena sebagaimana diketahui bahwa area terbuka seperti taman, alun-alun ditutup saat malam tahun baru untuk menghindari kerumunan. Mungkin mereka melakukan nya di halaman rumah masing-masing.


Syukur dan harap di tahun 2022 semoga lebih baik dari tahun sebelumnya, selalu semangat dalam menebarkan kebaikan dan semangat dan selalu positif dalam menjalani cerita di setiap episode kehidupan. Dan tentu saja berharap dan berdo'a semoga senantiasa diberikan kesehatan agar bisa beribadah dengan baik dan meningkatkan kualitas ibadahnya setiap hari.

Aamiin


Alhamdulillah

-wie-




Jumat, 03 Desember 2021

Review Program Unggulan Regional


Jum'at, 3 Desember 2021

Bismillah



Pada kampung komunitas kali ini saya bermain bersama dengan para regional di setiap daerah, makanya disebut panggung liga regional.
Review kali ini adalah memilih satu regional yang mempunyai event yang terinspiratif.
Dari panggung regional yang saya ikuti, yang saya tertarik adalah dari regional Kalimantan Barat yaitu mengenai Jum'at inspirasi. 



Jum'at inspirasi merupakan kegiatan rutin setiap hari Jum'at di wag kampung komunitas IP Kalbar. Dan ini merupakan program unggulan dari regional tersebut.
Menurut saya ini inspiratif sekali, karena membuat semua warga kampung bisa aktif dalam menyampaikan cerita atau inspirasi dari tema yang sudah disepakati. Dan bonus nya juga bisa mengenal lebih dekat dengan sesama warga kampung komunitas. Dan ternyata respon dari warga sangat antusias. Salah satu testimoni dari warganya yaitu :
"Jumat inspirasi adalah wadahku berkembang, belajar dan berwawasan. Hadir menyapa jiwa para member IP Kalbar untuk terus berbenah menjadi ibu yang cerdas dan bahagia seutuhnya" (Yuanita - Karumbel boga)
Salah satu tema yang sudah diangkat yaitu mengenai "hidup sehat jiwa raga ala mamak". Tema yang sangat menarik dan tentu saja sangat berhubungan sekali dengan masa sekarang ini.
Jadi program terinspirasi bagi saya yaitu Jum'at inspirasi dari IP Kalimantan Barat.
Sukses selalu IP KalBar.

Alhamdulillah

#Resume4
#Panggungligaregional
#orientasikampungkomunitas
#balaimaingembira
#ibuprofesional2021
#komunitasibuprofesional
#kampungmain3
#semestakaryauntukindonesia
#salamberprestasi
#PrestAsyik



Jumat, 29 Oktober 2021

Bismillah

Kembali di gelanggang inspirasi kampung komunitas Minggu kedua. Berbagi inspirasi kali ini adalah dari ketua komunitas dan tim Dapur komunitas.

Tumbuh bersama Komunitas 



Pada hari Selasa, 19 Maret 2021, gelanggang inspirasi kampung komunitas dilanjutkan dengan sesi tumbuh bersama komunitas yang menghadirkan mba Yesi Dwi Fitria, beliau adalah ketua komunitas Ibu Profesional.
Definisi bahagia menurut uni echi, panggilan akrab mba Yesi, adalah tentram dan bersyukur.
Jadilah ibu bahagia menurut versi nya masing-masing. 
Menghadapi tantangan dengan langsung memetakan masalah itu , kemudian mencari solusi dengan baik. 
Salah satu kunci dari kebahagiaan juga adalah dukungan dari keluarga, karena mempunyai visi yang sama dan juga bisa memberikan manfaat yang banyak. 
Mengambil peran di komunitas dan menjadi seorang ibu adalah sesuatu yang saling bersinergi dan  berkomunitas ini bisa memberikan energi untuk terus menjalani aktivitas.
Potensi apapun yang kita miliki itu akan bermanfaat bagi orang lain asalkan mau melakukannya, maka ketika berada di komunitas, akan menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain, menjadi seseorang yang terus tumbuh dan berkembang, terus meluaskan manfaat bagi orang lain

Berkarya dalam untaian kata



Pada hari Rabu tanggal 20 Oktober 2021, dilanjutkan dengan perkenalan dari salah satu komunitas yang ada di Ibu Profesional yaitu Kelas Literasi Ibu Profesional (KLIP). Kali ini tamunya adalah mba Ernawati sebagi ketua dari KLIP dan mba Risna sebagai manajer program dari KLIP.

KLIP adalah suatu wadah untuk para anggota yang mempunyai bakat menulis yang punya motto practice make progress dengan konsisten menulis dalam satu tahun.
KLIP ada di media sosial Facebook Grup, website dan wa grupnya. 
Untuk memudahkan informasi mengenai KLIP kepada para anggotanya.
Program utama dari KLiP itu adalah komitmen menulis dalam satu tahun. Memang berat awalnya tapi di KLIP ini lah akan dilatih konsisten dan akan mudah apabila sudah terbiasa.
Setoran rutin yang ada di KLIP adalah :
  • Menulis di sosial media atau blog
  • Jumlah kata ditentukan
  • Setoran tiap hari
  • Evaluasi tiap bulan (rapor bulanan)
  • Ada syarat kelulusan
  • Kuncinya konsisten dan kejujuran diri. 
Selain konsisten dalam menulis, banyak sekali kegiatan di KLIp ini diantaranya adalah:
- Tema Tantangan Menulis (TTM). Salah satu kegiatan untuk melatih konsistensi dalam menulis, minimal akan ada satu tulisan dalam satu Minggu karena ada tema yang di tentukan.
- Klub buku. Reading challenge, ngobrolin buku (setiap Minggu di FB Grup). Setiap bulan akan hadir klub buku melalui zoom untuk berdiskusi mengenai buku yang sudah dibaca. Kemudian ada podcast klub buku Klip.
- Kenal lebih dekat. Ini dilakukan untuk mengenal lebih dekat dengan anggota KLIP
- Ruang berbagi.

Banyak sekali karya-karya yang sudah dihasilkan oleh para anggotanya dari setoran harian dan ini yang membuat semangat para anggota KLIP.
Di KLIp ini adalah membangun konsistensi diri bukan konsistensi komunitas. 
Jadi kembali kepada diri sendiri apakah mau konsisten dalam menulis dan mau belajar.

"Banyak karya besar yang dimulai dari langkah-langkah awal dan mari kita mulai langkah awal kita dalam berkarya bersama KLIP" - Ernawati -

Saatnya bermain dengan Bumin





Bermain bersama tim media komunikasi Ibu Profesional.
Medkom komunitas pusat mempunyai keunikan dan Mandatori sendiri yaitu : 
  • Tanpa foto dan video perempuan
  • Ilustrasi makhluk hidup tanpa wajah (faceless)
  • Tanpa musik, diganti dengan suara alam dan sound effect.
Dibawah ini adalah alur kerja dari tim medkom komunitas.






Tim media komunikasi juga mempunyai spirit, semangat tim, yaitu;

- Ikhlas.
- Inisiatif = Tidak menunggu komando, sudah jalan sendiri, melakukan riset mandiri untuk mencari bahan. 
- Explorative = Berani memberikan ide dan berani juga untuk mengeksekusi nya
- Fast learner = Cepat mengetahui kebutuhan
- Eager to learn = Mau meningkatkan skill dan kualitas sesuai dengan peran masing-masing.
- Disiplin = Menjalankan tugas sesuai dengan timeline.

Medkom juga mempunyai template desain, yaitu :
  • Mengikuti brief medkom, yaitu tone dan manner dan tidak melanggar mandatori.
  • Template desain cover depan dan penutup.
  • Hanya menggunakan font yang telah ditentukan untuk sosmed medkom.
Dalam hal copywriting, medkom mempunyai panduan tersendiri, yaitu :






Tim medkom merupakan tim yang ada dibalik dapur suatu komunitas. Memperkenalkan komunitas dengan value-nya kepada para calon anggota melalui media sosial dan itu sangat penting dilakukan, oleh karena itu tim medkom harus mempunyai komitmen untuk mensosialisasikan komunitas di berbagai media sosial.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat postingan di Instagram, yaitu; 
Prime time. Jadwal posting pada primetime sesuai insight sosmed.
On time. Posting on time, sesuai jadwal.
Rajin menyapa.


Lahan Main Ala Dapur Komunitas



Hari Jum'at, tanggal 22 Oktober 2021, saatnya berdiskusi mengenai lahan bermain di dapur komunitas.

Manajer Operasional ( Evi Wiliyanti )

Peran dari manajer operasional adalah:

  • Menjalankan fungsi operasional kesekretariatan.
  • Koordinasi dengan manajer operasional nasional.
  • Memegang database seluruh komunitas regional.
  • Membuat dan menjaga SOP komunitas seperti surat menyurat. 
  • Menjaga komunikasi di regional dengan manop seluruh nya.

Manajer Keuangan ( Tika Waliyah)

Perannya adalah dalam hal pengajuan dan pencairan dana. Tapi tidak memegang uangnya , hanya angkanya saja.
Dalam hal pengajuan  dana ada syaratnya yaitu harus mengisi formulir pengajuan dana agar disampaikan ke pusat.
Sumber dana nya dari pendaftaran anggota atau member. Ada persentase nya di masing-masing komponen.

Manajer Program ( Wahyu Mardhatillah )

Posisi baru di komunitas

Perannya adalah :
Membuat program, acara atau Playground tempat bermain untuk warga komunitas. 
Kemudian ada apa aja lahan bermainnya? 
Akan berkenalan dengan berbagai kampung yaitu kampung main, kampung bakat, SuperCamp dan kampung ananda (masih proses).

Manajer Aktivitas ( Sri Prihatiningsih )

Perannya adalah:
Mengkoordinir semua kegiatan di kampung komunitas baik di pusat maupun di regional. Contohnya adalah:
Rumbel adalah rumah belajar. Dasarnya adalah sesuai passion dan ini ada jenjangnya dan kelasnya.
Rumin adalah rumah bermain. Dasarnya adalah bonding antara pengurus dan keluarga.
Rumba adalah rumah berbagi. Teman-teman kampung komunitas berbagi ilmu, baik di dalam kampung komunitas atau di luar kampung.
Event
. Bisa dilaksanakan sama-sama, tapi idenya dari kampung komunitas.

"Jangan sepelekan aksi kecil kita, karena itu akan berdampak, karena aksi kecil itu tidak ada yang kecil, ketidakpedulian lah yang menjadikannya kecil" - para manajer dapur komunitas - 

Penutup

Setelah mengikuti rangkaian acara gelanggang inspirasi dapur komunitas membuka wawasan baru lagi bagi saya, bahwa kita harus ambil peran, sekecil apapun itu, karena itulah yang akan membuat kita bahagia.
Karena aksi kecil akan bisa memberikan manfaat bagi orang lain.

Alhamdulillah
-wie-

Resume3
#Gelangganginspirasidapurkomunitas
#Gelangganginspirasileaderkomunitas
#orientasikampungkomunitas
#balaimaingembira
#ibuprofesional2021
#komunitasibuprofesional
#kampungmain3
#semestakaryauntukindonesia
#salamberprestasi
#PrestAsyik

Cerita Idul Adha 1443H Bismillah Halo apa kabar sahabat semua? Semoga sahabat senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan oleh Allah SWT. ...